Harga emas bergerak di level rendah

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas bergerak di dua arah pada perdagangan pagi ini. Jumat (6/7) pukul 7.50 WIB, harga emas untuk pengiriman Agustus 2018 di Commodity Exchange turun ke US$ 1.258,50 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga ini turun 0,02% jika dibandingkan dengan harga penutupan kemarin. Meski masih turun, harga emas ini lebih tinggi ketimbang level terendah 2018 yang tercapai awal pekan di angka US$ 1.241,70 per ons troi.

KONTAK PERKASA FUTURES – Federal Reserve merilis FOMC minutes alias notulen rapat pada Juni lalu. Pasar emas menunggu sinyal kenaikan suku bunga selanjutnya. Antisipasi pasar adalah, The Fed akan menaikkan suku bunga dua kali lagi tahun ini, yakni pada September dan Desember.

“Notulen rapat The Fed menunjukkan kecenderungan dovish dan hawkish,” kata Daniel Ghali, commodities strategist TD Securities kepada Reuters.

Notulen rapat The Fed menunjukkan siklus kenaikan suku bunga sudah lumayan. Kenaikan suku bunga ini pun dianggap tak lagi bisa menggenjot laju atau memberatkan ekonomi.

Data yang juga ditunggu pasar emas adalah tenaga kerja yang dirilis hari ini. “Tidak ada yang akan memperkirakan harga emas naik jika pasar tenaga kerja sudah kuat,” kata Naeem Aslam, chief market analyst ThinkMarkets.

Source : kontan.co.id

Advertisements

Rupiah merosot ke Rp 14.420 per dollar AS, terlemah sejak 2015

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Jelang penutupan perdagangan, kondisi rupiah makin terintimidasi dollar Amerika Serikat (AS). Siang ini, pukul 14:13 WIB, rupiah di pasar spot diperdagangkan di Rp 14.420 per dollar AS, level terlemah sejak 2015.

PT KONTAK PERKASA – Analis Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan, rupiah melemah karena masih terpengaruh faktor penguatan dollar akibat suku bunga The Fed diperkirakan naik dua kali lagi di tahun ini.

PT KONTAK PERKASA – Rupiah melemah juga dipicu persoalan perang dagang di global yang semakin memanas setelah Trump memberi ancaman ke World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia. Tak hanya ke WTO, Trump juga tampaknya akan memicu perang dagang denagn pasar Uni Eropa serta negara maju lainnya.

Sementara, dari dalam negeri investor masih mencemaskan defisit perdagangan yang terjadi di Indonesia. Tercatat neraca perdagangan periode Mei 2018 defisit US$ 1,52 miliar.

“Tampaknya para eksportir yang mendapat untuk dari penguatan dollar AS masih menahan mata uang dollar AS ditengah ketidakpastian kondisi politik menuju Pilpres 2019,” kata Faisyal, Selasa (3/7).

Untuk penutupan sore nanti, Faisyal memproyeksikan rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan dan bergerak direntang Rp 14.400 per dollar AS hingga Rp 14.500 per dollar AS.

“Kami masih melihat bagaimana perdagangan dollar AS dengan euro. Jika dollar AS menguat ini jadi sentimen negatif lagi ke rupiah,” kata Faisyal.

Source : kontan.co.id

Dow Jones naik tipis terombang-ambing sentimen laporan keuangan dan perang dagang

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Wall Street berakhir lebih tinggi pada hari Senin (2/7) setelah sesi yang bergejolak. Kenaikan harga saham Apple dan saham teknologi lain mengimbangi kekhawatiran tentang perang perdagangan yang meningkat antara Washington dan mitra dagangnya.

KONTAK PERKASA FUTURES – Microsoft Inc, Facebook Inc, dan Apple Inc masing-masing naik 1% atau lebih, mendorong indeks teknologi informasi S&P 500 naik 0,99%. Kenaikan ini membawa pertumbuhan indeks sekotral ini sejak awal tahun menjadi 11%. Investor bertaruh pada pendapatan yang kuat dari Silicon Valley menjelang musim pelaporan triwulanan.

KONTAK PERKASA FUTURES – “Sepertinya teknologi tidak akan melambat tahun ini,” kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.

Para trader juga memincingkan mata pada tenggat waktu 6 Juli, pemberlakuan tarif AS senilai US$ 34 miliar barang China yang menimbulkan bahaya respons kuat dari Beijing.

Uni Eropa telah memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa mengenakan tarif impor pada mobil dan suku cadang mobil kemungkinan akan mengarah pada langkah-langkah balasan terhadap US$ 294 miliar ekspor AS. Kanada juga telah berjanji untuk mengambil langkah-langkah hukuman sebagai tanggapan terhadap tarif baja dan aluminium AS.

“Tarif perdagangan tit-for-tat ini pada akhirnya akan menaikkan harga bagi konsumen dan kemungkinan akan mengurangi permintaan untuk produk,” kata Jack Ablin, kepala investasi di Cresset Wealth Advisors di Chicago.

Ablin memperkirakan pendapatan perusahaan AS kuat untuk kuartal yang berakhir pada bulan Juni, tetapi keuntungan hingga 2018 berada dalam bahaya tersakiti oleh perang perdagangan yang meningkat.

Hanya tiga dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah pada hari Senin. Sektor energi turun 1,55% di belakang penurunan harga minyak mentah Brent sedalam 2%.

Wall Street menderita kerugian curam pada awal sesi, tetapi berbalik arah kemudian.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,15% menjadi berakhir pada 24.307,18 poin. Sementara S&P 500 naik 0,31% menjadi 2,726.71. Nasdaq Composite bertambah 0,76% menjadi 7.567,69.

Pada hari Selasa, nanti malam waktu Jakarta, bursa saham AS akan ditutup pada jam 1 siang menyambut liburan 4 Juli, ketika bursa aan ditutup. Beberapa investor sudah mengambil waktu libur sejak Senin. Volume di bursa AS adalah 6,2 miliar saham, dibandingkan 7,3 miliar rata-rata selama 20 hari perdagangan terakhir.

Source : kontan.co.id

Menyalahkan OPEC, Trump mengancam perusahaan Eropa yang berbisnis dengan Iran

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Presiden Donald Trump mengecam OPEC dana memperingatkan agar menghentikan manipulasi pasar minyak. Trump juga menekan sekutu dekat AS dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada hari Minggu, serta mengancam sanksi terhadap perusahaan-perusahaan Eropa yang melakukan bisnis dengan Iran.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Presiden, dalam sebuah wawancara dalam “Sunday Morning Future with Maria Bartiromo” dari Fox News, juga mengatakan dia tidak akan menyelesaikan kesepakatan perdagangan NAFTA baru dengan Kanada dan Meksiko sampai setelah pemilihan kongres November berlangsung.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Trump, yang menghabiskan akhir pekan di properti golfnya di New Jersey, mengatakan lewat kicauan di Twitter pada hari Sabtu bahwa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud telah setuju untuk memproduksi lebih banyak minyak.

Gedung Putih “meluruskan” komentar presiden dan mengatakan raja mengatakan negaranya dapat meningkatkan produksi minyak jika diperlukan.

Harga minyak naik pada hari Jumat karena kekhawatiran bahwa sanksi AS terhadap Iran akan mengurangi volume minyak mentah yang signifikan dari pasar dunia, sementara permintaan minyak di seluruh dunia meningkat.

Kenaikan harga bensin dapat menciptakan sakit kepala politik bagi Trump menjelang pemilu November mendatang dengan mengimbangi klaim Partai Republik bahwa pemotongan pajak dan kemunduran peraturan federal telah membantu meningkatkan perekonomian.

Pada Fox, Trump cenderung menyalahkan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) di mana Arab Saudi adalah anggota. Ditanya apakah seseorang memanipulasi pasar minyak, Trump mengatakan: “OPEC adalah dan mereka lebih baik menghentikannya karena kami melindungi negara-negara itu, banyak dari negara-negara itu.”

Presiden juga memiliki kata-kata kasar untuk sekutu AS lainnya. Awal tahun ini, karena kecewa terhadap mitra Eropa, Trump mengatakan dia akan menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian nuklir Iran yang dijamin oleh kekuatan dunia.

Dia mengatakan dalam wawancara Fox bahwa perusahaan-perusahaan Eropa akan menghadapi sanksi jika mereka berdagang dengan Iran sekarang.

“Tentu saja. Itulah yang kami lakukan, tentu saja,” katanya.

Trump akan berangkat ke Eropa akhir bulan ini untuk bertemu dengan sekutu NATO, yang dia kritik tajam karena membayar terlalu sedikit untuk pertahanan gabungan mereka.

Ketegangan perdagangan cenderung membayangi perjalanan itu. Trump telah memberlakukan tarif atas baja dan aluminium sebagai respon terhadap apa yang dia sebut praktik perdagangan tidak adil dari Eropa, Kanada, dan sekutu lain di seluruh dunia, yang telah menanggapi dengan sanksi balas dendam.

Mengenai perdagangan, presiden mengatakan dalam wawancara Fox bahwa dia tidak senang dengan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara dan tidak akan menyetujui yang baru sampai setelah pemilihan November.

“Saya ingin menunggu sampai setelah pemilihan,” katanya.

Source : kontan.co.id

Makin panas, harga minyak melonjak 23,49% sejak awal tahun

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Harga minyak masih menguji kekuatan. Kemarin, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2018 di New York Mercantile Exchange kembali mencapai titik tertinggi sejak Desember 2014.

PT KONTAK PERKASA – Kamis (29/6), harga minyak mencapai US$ 73,45 per barel, menguat 0,95% jika dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya. Hari ini, harga minyak terkoreksi ke US$ 73,37 per barel.

PT KONTAK PERKASA – Meski terkoreksi dari posisi kemarin, harga minyak tercatat menguat 7% dalam sepekan terakhir. Bahkan, harga minyak melonjak 23,49% secara year to date (ytd).

Harga minyak brent untuk pengiriman Agustus 2018 di ICE Futures kemarin menguat 0,30% ke level US$ 77,85 per barel. Harga minyak ini naik 6,57% dalam sepekan. Secara year to date, harga minyak brent menguat 19,55%.

Pekan ini, Amerika Serikat (AS) mendorong negara-negara lain untuk menghentikan impor minyak mentah dari Iran. Ini adalah upaya AS untuk kembali menerapkan sanksi ekonomi terhadap Iran.

AS menargetkan, Iran tidak lagi mengekspor minyak mentah pada November 2018. Hingga kemarin, China yang merupakan pembeli terbesar minyak Iran tidak sepakat dengan posisi AS.

“Sanksi ini berupaya mengisolasi Iran dan berpotensi menurunkan pasokan global. Jika AS menutup pasokan Iran dari pasar, maka pasokan global berkurang dan tentu mendorong harga minyak naik,” kata Mark Watkins, regional investment strategist US Bank Wealth Management kepada Reuters.

Gangguan pasokan yang terjadi di Kanada, Libya, dan Venezuela turut menyulut kenaikan harga minyak beberapa waktu terakhir.

Source : kontan.co.id

Wall Street menguat tipis setelah turun berhari-hari

KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa saham Amerika Serikat (AS) naik setelah tergerus selama berhari-hari. Selasa (27/6), Dow Jones Industrial Average menguat 0,13% ke 24.283,11.

KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks S&P 500 menguat 0,22% ke 2.723,06. Nasdaq Composite menguat 0,39% ke 7.561,63.

KONTAK PERKASA FUTURES – Sektor energi, teknologi dan konsumer menjadi pendorong kenaikan bursa kemarin. Sektor energi menguat setelah AS mendorong para sekutunya untuk menutup impor minyak mentah Iran. Hal ini menyebabkan harga minyak naik lebih dari 2%.

Saham-saham teknologi yang menjadi penggerak bursa antara lain Facebook yang naik 1,4%, Amazon.com menguat 1,7%, dan Netflix 3,9%. Induk usaha Google, Alphabet justru turun 0,6%.

JJ Kinahan, chief market strategist TD Ameritrade mengatakan, kenaikan harga saham sektor consumer discretionary menunjukkan kondisi fundamental yang membaik dan menurunkan kekhawatiran investor akan perang dagang. “Saham-saham ini mengalihkan pasar dari perang dagang,” kata dia kepada Reuters.

Kinahan menambahkan, laporan bahwa Kanada mempersiapkan kuota dan tarif impor atas baja China juga menurunkan kekhawatiran investor AS. Langkah Kanada ini bisa mendukung negosiasi AS di sektor perdagangan.

Source : health.com

Wall Street kian ketakutan, indeks Dow Jones jatuh ke bawah MA200

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Sengketa perdagangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan negara-negara maju lain memukul saham AS pada hari Senin (25/6). Indeks S&P 500 dan Nasdaq mengalami kerugian paling curam dalam kurun lebih dua bulan terakhir.

PT KONTAK PERKASA – Dow Jones Industrial Average mengakhiri sesi perdagangan di bawah rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya sejak Juni 2016.

PT KONTAK PERKASA – Indeks S&P 500 jatuh sebanyak 2% di awal perdagangan menyusul laporan bahwa Departemen Keuangan AS sedang menyusun pembatasan yang akan menutup kemungkinan perusahaan dengan kepemilikan minimum 25% China dari kesempatan membeli perusahaan teknologi AS.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan dalam pesan di Twitter bahwa pembatasan tersebut akan berlaku, bukan hanya khusus untuk China, tetapi terhadap semua negara yang menurutnya mencoba mencuri teknologi AS.

Namun demikian penurunan indeks utama Wall Street di awal perdagangan itu menciut setelah penasehat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro menunjukkan sikap yang lebih lunak terhadap pembatasan investasi dalam wawancara CNBC.

Investor mengatakan komentar Navarro agak meyakinkan tetapi masih meninggalkan ketidakpastian tentang hubungan perdagangan.

“Itu membantu, tetapi menunjukkan sinyal yang bertentangan dari pemerintah sehingga situasinya tetap tidak tenang,” kata Jim Awad, Direktur Pelaksana Senior di Hartland & Co di New York.

Saham-saham teknologi paling menderita. Nasdaq yang banyak dihuni saham-saham seperti ini, menyelam 2,1%.  Indeks teknologi S&P turun 2,3%. Indeks Semiconductor Philadelphia turun 3,1% karena saham produsen chip yang memperoleh sebagian besar pendapatan mereka dari China, terpukul.

Menambah kekhawatiran investor, Harley-Davidson Inc mengatakan akan memindahkan produksi sepeda motor yang dikirim ke Uni Eropa ke fasilitas internasionalnya. Diperkirakan bahwa tarif Uni Eropa akan merugikan perusahaan US$ 90 juta hingga US$ 100 juta per tahun. Saham Harley-Davidson jatuh 6,0%.

Pengumuman perusahaan sepeda motor yang terkenal itu menimbulkan kekhawatiran bahwa meningkatnya ancaman perdagangan dapat mengarah pada langkah serupa dari perusahaan lain dan meredam pertumbuhan ekonomi AS.

“Dengan bukti anekdot di sekitar Harley-Davidson, kekhawatirannya adalah bahwa apa yang menjadi eskalasi retorika dalam perdagangan mengarah pada konsekuensi dunia nyata,” kata Brian Nick, kepala strategi investasi di Nuveen di New York.

Dow Jones Industrial Average turun 328,09 poin (-1,33%) menjadi 24.252,8. Indeks S&P 500 anjlok 37,81 poin (-1,37%) menjadi 2,717.07. Adapun Nasdaq Composite turun 160,81 poin (-2,09%) menjadi 7.532,01.

Indeks Volatilitas CBOE, yang dikenal sebagai pengukur rasa takut Wall Street, melonjak ke tingkat tertinggi dalam hampir sebulan.

Source : kontan.co.id

Usai libur panjang, ini daftar saham LQ45 di bawah MA200 (22 Juni 2018)

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Buka selama tiga hari setelah libur Lebaran, Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan lalu (20 Juni – 22 Juni) terasa mendebarkan bagi banyak trader dan investor. Bursa benar-benar menyesuaikan diri dengan gejolak ekonomi global.

KONTAK PERKASA FUTURES – Jumat (22/6) Indeks Harga Ssaham Gabungan (IHSG) memang berakhir tipis turun 0,52 poin (-0,01%) sebelum bertengger di angka 5.821,81. Namun, dibandingkan dengan penutupan hari terakhir sebelum libur panjang (8/6), IHSG telah anjlok sampai 171,81 poin alias anjlok sedalam 2,8%.

KONTAK PERKASA FUTURES – Begitu juga dengan LQ45, indeks saham di BEI beranggotakan 45 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid. Dibandingkan dengan penutupan hari terakhir sebelum bursa (8/6) di 953.59, LQ45 telah anjlok sedalam 4,5% ke 909.180.

Tentu saja penurunan indeks nan dalam itu membawa serta saham-saham LQ45. Terbukti, akhir pekan lalu porsi saham LQ45 yang harganya berada di bawah harga rata-rata bergerak (moving average) selama 200 hari terakhir (MA200) bertambah lagi.

Setelah penutupan pasar Jumat (22/6), jumlah saham LQ45 yang berada di bawah garis MA200 menjadi 37 saham, bertambah empat saham dibanding Jumat sebelum mudik yang baru 33 saham. Berarti sekarang sekitar 82% saham anggota LQ45 yang berada di bawah garis MA200.

Empat saham menembus ke bawah MA200 sehingga masuk ke dalam daftar ini adalah Indofood CBP (ICBP), Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), United Tractor Tbk (UNTR), dan Waskita Karya Tbk (WSKT).

Sebagian trader menganggap MA200 menjadi salah satu indikator teknikal paling penting tren jangka panjang.

Saham-saham yang harganya berada di atas rata-rata bergerak 200 hari terakhir (MA200) dianggap sebagian kalangan sedang berada dalam tren naik (bullish). Sebaliknya, saham-saham yang berada di bawah garis MA200 dianggap sedang berada dalam tren bearish.

Source : kontan.co.id

Arah harga minyak menunggu pertemuan OPEC hari ini

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak melaju lagi hingga ke atas US$ 66 menjelang akhir pekan. Jumat (22/6) pukul 7.19 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2018 di New York Mercantile Exchange naik 1,22% ke US$ 66,34 per barel dari posisi kemarin pada US$ 65,54 per barel.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak brent untuk pengiriman Agustus 2018 di ICE Futures naik tipis 1,09% ke US$ 73,85 per barel. Harga minyak ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi awal pekan.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Arab Saudi memperingatkan adanya kemungkinan penurunan pasokan. Menteri energi Saudi dan Rusia mengungkapkan bahwa kenaikan sekitar 1 juta barel minyak per hari hampir menjadi konsensus yang disetujui OPEC. Tapi, keputusan ini masih belum final.

OPEC akan bertemu hari ini untuk memutuskan kebijakan pasokan. Meski Arab Saudi dan Rusia berniat menaikkan pasokan, Iran masih menjadi hambatan rencana ini. Iran yang merupakan produsen minyak terbesar ketiga OPEC mengatakan, para pengekspor minyak ini seharusnya menolak tekanan Amerika Serikat (AS) untuk memompa lebih banyak minyak.

Pasar komoditas memperkirakan, pasokan minyak Iran akan turun sepertiga pada akhir 2018 akibat sanksi AS. Artinya, di akhir tahun Iran tidak akan ikut menikmati penambahan pasokan jika ditetapkan saat ini.

Harry Tchilinguirian, head of oil strategy BNP Paribas memperkirakan, OPEC dan Rusia akan menyetujui kompromi kenaikan tipis produksi. “Mungkin kenaikan agregat produksi OPEC+ akan berada di antara 500.000 barel per hari hingga 1 juta barel per hari,” kata dia kepada Reuters.

Source : kontan.co.id

Bursa kripto Korsel kena serangan hacker, investor kehilangan lebih dari US$ 30 juta

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Pertukaran bitcoin asal Korea Selatan, Bithumb, kebobolan lebih dari US$ 30 juta akibat serangan cyber. Serangan terhadap Bithumb ini merupakan serangan kedua dalam dua minggu yang memukul mata uang kripto Korea Selatan.

PT KONTAK PERKASA – Mengutip The Wall Street Journal, Rabu (20/6), total kerugian yang diderita Bithumb tercatat senilai US$ 31,56 juta dan menghentikan sementara penarikan dan penyimpanan layanan. Perusahaan ini mengatakan akan memberi kompensasi kepada pelanggan untuk semua aset yang hilang.

PT KONTAK PERKASA – Bithumb pernah mendominasi perdagangan global dalam mata uang kripto. Pada masa booming mata uang kripto di Korea Selatan akhir tahun lalu, Bithumb sering mencapai nomor satu dalam hal volume perdagangan harian. Namun, sejak itu telah dilampaui oleh rival lokal Upbit, yang saat ini menjadi bursa utama perdagangan mata uang kripto di Korea Selatan.

“Kapan pun peretasan terjadi, itu buruk bagi industri secara keseluruhan. Tapi peretasan ini sering terjadi sehingga hampir sepertinya itu hanya bagian dari pasar akhir-akhir ini,” kata Yo Kwon, kepala eksekutif Hosho Group, startup cybersecurity yang fokus pada blockchain, dilansir dari The Wall Street Journal, Rabu (20/6).

Harga bitcoin telah turun sekitar 2% segera setelah Bithumb mengungkapkan serangan cyber yang mengenainya dan baru-baru ini diperdagangkan sekitar US$ 6.600, menurut situs riset CoinDesk. Bitcoin telah kehilangan lebih dari setengah nilainya tahun ini dan diperdagangkan jauh di bawah titik tertinggi sepanjang masa hampir US$ 20.000 pada Desember. Terendah untuk tahun ini pada bulan Februari, hanya di bawah US$ 6.000.

Harga bitcoin jatuh awal bulan ini setelah bursa kripto Korea Selatan lain yang disebut Coinrail mengatakan kehilangan 70% dari aset digitalnya dari intrusi cyber. Menurut analisis oleh The Wall Street Journal, investor telah kehilangan lebih dari US$ 1,4 miliar secara global sejak 2014 dalam perdagangan mata uang kripto karena serangan cyber.

Source : kontan.co.id