Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis (18/4) harga harga aluminium kontrak tiga bulanan di London Metal Exchange (LME), naik 0,91% ke US$ 1.867 per metrik ton. Sementara, selama sepekan sebelumnya, harga aluminium naik 0,37% dari US$ 1.860 per metrik ton.

PT KONTAK PERKASA – Analis Asia Trade Point Futures Cahyo Dewanto menilai pencapaian harga aluminium yang mengaut di antara logam industri lainnya karena naiknya permintaan aluminium, khususnya aluminium novelis yang ringan dan berkekuatan tinggi.

PT KONTAK PERKASA – Permintaan tinggi oleh pabrik mobil Toyota. Aluminium Novelis merupakan bahan lembaran bodi Toyota RAV4 2019. Asal tahu saja, RAV4 adalah kendaraan terlaris nomer satu Toyota saat ini dan truk non- picup terlaris di AS.

Di sisi lain banyak pabrik aluminium China yang ditutup, seiring perang dagang yang masih berjalan. Sehingga ini membuat prediksi stok aluminium akan mulai menurun. Data terakhir dari gudang SHFE China pada Jumat (19/4) melaporkan stok di sana turun 5 % atau 36.071 ton menjadi 665.067 ton.

“Diperkirakan saat terjadi kesepakatan perundingan dagang AS-China, permintaan aluminium akan meningkat, stok akan tertinggal untuk memenuhinya,” tutur Cahyo kepada Kontan, Selasa (23/4). Ia menambahkan ini akan memicu harga aluminium ke depan naik.

Secara teknikal Cahyo mengamati indikator moving average (MA) 50 dan MA 100 mengindikasikan beli, tapi MA 200 berada di area jual. Selanjutnya relative strength index (RSI) 14 berindikasi beli. Kemudian stochastic 9,6 menunjukkan area jual.

Kata Cahyo indikator ini masih relatif positif sehingga ia menyarankan beli unduk komoditas ini. Untuk perdagangan besok harga aluminium diprediksi akan pergerakan di level US$ 1.870-US$ 1.885 per metrik ton.

Source : kontan.co.id

Advertisements