Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Menjelang perayaan Tahun Baru China, harga emas spot malah melemah pada perdagangan Senin (21/1). Kondisi politik di dunia dan penguatan dollar AS menjadi sentimen utamanya. Namun, harga emas masih berpotensi menguat.

PT KONTAK PERKASA – Mengutip Bloomberg, Senin (21/1) Pukul 17.40 WIB, harga emas spot kontrak pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange menyentuh level US$ 1.277 per ons troi atau turun 0,39%. Selama sepekan harga emas turun 1,08%.

PT KONTAK PERKASA – Analis Asia Tradepoint Futures Deddy Yusuf Siregar melihat, memudarnya harga emas spot di perdagangan hari ini wajar terjadi. Ini karena ketidakpastian Brexit pun masih menghantui pelaku pasar. Pasalnya Perdana Menteri Theresa May akan menjalankan “plan B” yakni voting Brexit lanjutan pada 29 Januari mendatang.

Namun harga emas spot akan kembali menguat karena perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China tampaknya akan membuahkan hasil. “Kita tahu, Presiden Donald Trump menyatakan sejauh ini perundingan dagang berjalan lancar. Dan kabarnya China akan meningkatkan impor barang di AS lebih dari US$ 1 triliun,” ujar Deddy kepada Kontan.co.id, Senin (21/1).

Sekedar informasi, Wakil Perdana Menteri China Liu He akan mengunjungi Amerika Serikat pada 30 dan 31 Januari untuk putaran negosiasi perdagangan berikutnya dengan Washington. Pertemuan tersebut menyusul negosiasi tingkat rendah yang berlangsung di Beijing pada pekan lalu.

Sedangkan, menjelang perayaan Imlek permintaan emas seharusnya naik. Hanya saja, menurut dia, pasar belum melihat laporan pembelian emas di China pasca negosiasi perang dagang dengan AS. Jadi pelaku pasar masih menunggu pasti laporan tersebut. Sehingga wajar jika level emas spot akan berkonsolidasi lagi di level US$ 1.276 sampai US$ 1.275 per ons troi.

Untuk besok, Deddy memperkirakan, harga emas spot akan bergerakan di rentang US$ 1.276 sampai US$ 1.270 per ons troi. Sedangkan, dalam sepekan harga emas spot kembali menguat di level US$ 1.293 sampai US$ 1.298 per ons troi.

Secara teknikal, harga emas berada diatas garis Moving Average (MA) 50, 100 dan 200. Sementara, indikator stochastic berada di area 16 juga indikator RSI di area 53 yang berpotensi penguatan untuk jangka panjang. Sama halnya dengan indikator MACD yang berada di area positif. Deddy pun merekomendasikan buy.

Source : kontan.co.id

 

Advertisements