Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak pagi ini gagal menggenapi reli kenaikan harga hari kesepuluh. Jumat (11/1) pukul 7.10 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2019 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 52,32 per barel, turun 0,51% jika dibandingkan dengan harga penutupan kemarin pada US$ 52,59 per barel.

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak terkoreksi setelah menguat dalam sembilan hari perdagangan berturut-turut hingga kemarin. Dalam reli sembilan hari sejak 28 Desember, harga minyak acuan Amerika Serikat (AS) ini menguat 17,89%.

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak brent pun mencatat reli dalam periode yang sama. Dalam sembilan hari hingga kemarin, harga minyak brent untuk pengiriman Maret 2019 di ICE Futures menguat 16,97%. Kemarin, harga minyak acuan internasional ini ditutup pada US$ 61,68 per barel.

Bahan bakar kenaikan yang berasal dari perkembangan negosiasi dagang mulai habis. Apalagi, harga minyak sudah mencetak kenaikan harian sekitar 5% pada pertengahan pekan ini.

Kemarin, rilis data ekonomi China mengecewakan pasar. Indeks harga konsumen dan produsen lebih rendah daripada prediksi. “Inflasi yang rendah, serta pembicaraan dagang yang memakan waktu tanpa perkembangan yang luar biasa hingga kini menimbulkan profit taking setelah reli panjang,” kata Phil Flynn, analis Price Futures Group kepada Reuters.

Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates mengatakan, pergerakan harga minyak juga dipengaruhi pasar saham.

Source : kontan.co.id

Advertisements