Harga minyak melaju meski stok di AS meningkat

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Minyak mentah masih mampu mempertahankan penguatan meskipun data stok minyak di Amerika Serikat (AS) dilaporkan naik. Tampaknya perhatian pasar masih fokus terhadap kondisi geopolitik di negara-negara produsen minyak.

KONTAK PERKASA FUTURES – Mengutip Bloomberg, pada penutupan perdagangan Rabu (25/4), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Juni di Nymex naik 0,46% ke level US$ 68,01 per barel.

KONTAK PERKASA FUTURES – Pelaku pasar masih mencermati kondisi geopolitik di Timur Tengah, sebagai penghasil minyak yang cukup besar. Pasalnya, Presiden AS Donald Trump akan memutuskan pengembalian sanksi terhadap Teheran pada 12 Mei nanti.

Kemudian, perusahaan minyak utama AS, Chevron Vorp juga mulai mengevakuasi eksekutifnya dari Venezuela akibat perselisihan kontrak dengan perusahaan minyak milik negara PDVSA.

“Risiko geopolitik di pasar memiliki premi yang cukup tinggi,” kata Gene McGillian, Peneliti di Tradition Energy seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/4).

Menurutnya, kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik sampai mengabaikan laporan Energy Information and Administration (EIA). Untuk pekan yang berakhir 20 April, di luar perkiraan, stok minyak AS masih naik sekitar 2,2 juta barel. Padahal, awalnya diperkirakan stok minyak akan menyusut sekitar 1,6 juta barel.

Meski begitu minyak tetap dibayangi sentimen negatif dari kenaikan imbal hasil obligasi AS di atas 3%. Hal itu mendorong indeks dollar AS naik ke level tertinggi tiga bulan, sehingga membuat minyak lebih mahal untuk pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

Source : kontan.co.id

Advertisements

Harga emas tergerus kenaikan imbal hasil surat utang AS

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Prospek imbal hasil surat utang yang makin tinggi menggerus pesona emas. Rabu (25/4) pukul 8.13 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange turun tipis 0,07% ke US$ 1.332,10 per ons troi.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Kemarin, harga emas menguat ke US$ 1.333 per ons troi setelah koreksi tajam di awal pekan. Tapi, harga ini masih jauh lebih rendah ketimbang harga emas rata-rata pekan lalu pada US$ 1.348,16 per ons troi.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – “Harga emas naik dan turun karena minat risiko. Saat ini, minat risiko turun dan menekan harga. Masih ada tekanan harga emas dalam jangka pendek,” kata John Sharma, ekonom National Australia Bank kepada Reuters.

Nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) yang menguat beberapa hari terakhir serta imbal hasil obligasi pemerintah AS yang naik menyebabkan minat investasi emas berkurang.

Indeks dollar melaju ke level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan imbal hasil US treasury bertenor 10 tahun mencapai level psikologis 3% pada Selasa pekan ini.

Source : kontan.co.id

Dow Jones turun tipis akibat imbal hasil surat utang pemerintah AS terus naik

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Wall Street berakhir bervariasi pada Senin (23 April 2018) karena kekhawatiran penurunan permintaan smartphone membebani saham teknologi dan menarik indeks Nasdaq lebih rendah.

PT KONTAK PERKASA – Saham teknologi menyeret ke bawah S&P 500 dan Nasdaq menjelang terbitnya laporan keuangan besar-besaran sektor ini. Saham produsen chip turun setelah pembuat chip terbesar dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd, memangkas target pendapatan setahun penuh gara-gara pelemahan permintaan smartphone.

PT KONTAK PERKASA – Sementara itu imbal hasil Obligasi AS 10-tahun naik ke level tertinggi sejak Januari 2014 di tengah kekhawatiran meningkatnya pasokan utang pemerintah dan percepatan inflasi.

“Pasar jelas dikhawatirkan oleh pergerakan di pasar obligasi ini,” kata Stephen Massocca, wakil presiden senior di Wedbush Securities di San Francisco.

“Pada akhirnya jika suku bunga jangka panjang terus bergerak lebih tinggi, makn akan terus menjadi batu sandungan bagi pasar. Saya pikir kita akan terus melihat perdagangan di bursa pasar turun,” kata Massocca.

Di luar itu laporan keuangan Penghasilan memberikan titik terang. Sekitar 18% dari perusahaan di S & P 500 telah melaporkan pendapatan mereka, dan 78,2% di antaranya telah mengalahkan perkiraan konsensus. “Dengan pendapatan bagus, mereka terus mendukung pasar,” tambah Massocca.

Analis memperkirakan pertumbuhan laba di perusahaan S&P 500 hampir 20% pada kuartal pertama. Ini menunjukkan angka terkuat dalam tujuh tahun, menurut data Thomson Reuters.

Induk Google, Alphabet Inc, naik sedikit dalam perdagangan after-hours yang volatil setelah rilis pendapatannya menunjukkan perusahaan itu mengalami lonjakan 73% laba pada kuartal pertama.

Hasil rapor kuartalan diharapkan terbit lebih banyak minggu ini dari 181 perusahaan S&P 500, termasuk Facebook Inc, Microsoft Corp, Amazon.com Inc, dan Intel Corp.

Dow Jones Industrial Average turun 14,25 poin (0,06%) menjadi 24.448,69. Indeks S&P 500 naik 0,15 poin (0,01%) menjadi 2.670,29, dan Nasdaq Composite turun 17,53 poin (0,25%)menjadi 7.128,60.

Source : kontan.co.id

Tersingkap alasan baru kenaikan harga minyak global: lonjakan permintaan China!

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Permintaan minyak oleh negara-negara Asia akan mencapai rekor pada bulan April 2018 ini, tepat ketika harga minyak mentah global terangkat ke tingkat yang tak pernah tampak selama tiga tahun terakhir.

KONTAK PERKASA FUTURES – Sebagian besar analis telah menunjukkan bahwa meningkatnya konflik Timur Tengah, krisis di Venezuela, dan pemotongan pasokan Arab Saudi dan produsen lain merupakan pendorong utama lonjakan harga patokan Brent dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS ke tertinggi sejak akhir 2014, masing-masing US$ 75 dan US$ 70 per barel.

KONTAK PERKASA FUTURES – Namun ada alasan alasan yang jauh lebih mendasar juga telah memicu bullish minyak: permintaan Asia!

“Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah kemungkinan besar memainkan peran dalam kekuatan harga minyak, tetapi kami yakin pasar fisik yang ketat adalah pendorong utama,” kata bank investasi AS Jefferies pada hari Jumat dalam sebuah catatan kepada klien.

Data perdagangan di Thomson Reuters Eikon menunjukkan impor minyak mentah oleh pembeli utama Asia akan mencapai rekor bulan ini. Sebagian besar di antaranya mengobati rasa haus minyak oleh China.

Pada akhir April 2018, Cina kemungkinan akan membeli lebih dari 9 juta barel per hari (bpd) minyak mentah. Volume ini hampir 10% dari konsumsi global dan lebih dari sepertiga total permintaan Asia. Dengan harga US$ 75 per barel, itu berarti biaya bulanan impor minyak oleh China mencapai lebih dari US$ 20 miliar.

Lebih mencengangkan lagi, rekor itu tercapai di tengah musim pemeliharaan yang mengindikasikan bahwa kebutuhan minyak China lebih besar dari yang diperkirakan. “Permintaan China menunjukkan pertumbuhan yang kuat,” kata bank AS Goldman Sachs dalam sebuah catatan kepada klien, seperti dikutip Reuters.

Ada apa dengan China sehingga permintaan atas minyak mentah mereka melonjak?

Source : kontan.co.id

Harga emas turun dalam dua hari berturut-turut

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas turun dalam dua hari berturut-turut. Jumat (20/4) pukul 8.00 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange turun tipis ke US$ 1.346,80 per ons troi ketimbang harga penutupan kemarin pada US$ 1.348,80 per ons troi.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas turun 0,50% dalam dua hari berturut-turut. “Ketidakpastian global mereda. Kekhawatiran geopolitik menurun dan risiko perang dagang mulai susut,” kata Georgette Boele, commodity strategist ABN AMRO kepada Reuters.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Boele memperkirakan harga emas akan turun ke sekitar US$ 1.330 per ons troi setelah gagal menembus resistance. “Harga sempat naik, tapi masih di kisaran US$ 1.300-US$ 1.365. Saat ini pengaruh harga lebih karena faktor teknikal, gagal naik, lalu turun lagi,” imbuh Boele.

Kenaikan imbal hasil surat utang global menyebabkan investasi emas jadi kurang menarik. Kemarin, imbal hasil US treasury bertenor 10 tahun tembus ke atas 2,90%, tepatnya di 2,91%. Pagi ini, imbal hasil US treasury masih menguat.

Source : kontan.co.id

Harga minyak merangkak naik dalam dua hari perdagangan

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak berusaha kembali ke kejayaan di akhir pekan lalu. Dalam dua hari, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2018 di New York Mercantile Echange naik. Rabu (18/4) pukul 7.29 WIB, harga minyak ini naik 0,48% ke US$ 66,84 per barel.

KONTAK PERKASA FUTURES – Dalam dua hari, harga minyak WTI menguat 0,93%. Penguatan ini belum mampu mengembalikan harga minyak ke level tertinggi dalam hampir tiga tahun terakhir yang tercapai akhir pekan lalu.

KONTAK PERKASA FUTURES – Upaya serupa pun terjadi pada minyak brent. Harga minyak brent untuk pengiriman Juni 2018 di ICE Futures hari ini naik 0,46% ke level US$ 71,90 per barel jika dibandingkan dengan harga penutupan kemarin.

Dalam dua hari, harga minyak acuan ini naik 0,68%. Sedangkan harga tertinggi minyak brent di hampir tiga tahun terakhir yang tercapai pekan lalu adalah US$ 72,58 per barel.

Kenaikan harga minyak dalam dua hari berturut-turut ini antara lain disebabkan oleh turunnya persediaan dan impor minyak mentah Amerika Serikat (AS). Association Petroleum Institute (API) melaporkan persediaan minyak mentah, bensin, dan distilasi AS turun pada pekan yang berakhir 13 April 2018.

Persediaan minyak mentah turun 1 juta barel menjadi 428 juta barel. Sedangkan impor minyak mentah AS turun 644.000 barel per hari menjadi 7,9 juta barel per hari.

Stok bensin turun 2,5 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam survei yang memperkirakan penurunan 227.000 barel. Sedangkan stok bahan bakar distilat, termasuk minyak diesel dan pemanas, turun 854.000 barel dengan ekspektasi penurunan 268.000 barel.

Kini pergerakan harga minyak tinggal menanti laporan persediaan minyak mentah AS versi Energy Information and Administration (EIA) pada Rabu (18/4). Tak jauh berbeda dari rilis API, persediaan minyak mentah juga diperkirakan turun dari pekan sebelumnya naik 3,3 juta barel menjadi turun 500.000 barel.

“Rally harga minyak pekan lalu murni karena risiko geopolitik dan saat ini pasar tidak memiliki stimulus. Maka harga minyak sedikit menurun,” kata Joe Hancock, commodities strategist Natixis kepada Reuters.

Source : kontan.co.id

IHSG bergerak di dua zona pada awal perdagangan

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sempat menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah di awal pekan ini. Senin (16/4) pukul 9.15 WIB, IHSG turun tipis 0,08% ke 6.266,73.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Lima sektor menguat dan lima sektor melemah pada awal pekan ini. Sektor tambang memimpin kenaikan sebesar 0,41%. Sektor barang konsumer dan infrastruktur naik masing-masing 0,30%.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Sektor keuangan justru melemah 0,36%. Sektor industri dasar turun 0,22% di awal perdagangan pagi ini.

Berikut top gainers pada LQ45 pagi ini:

  • PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) 1,53%
  • PT Adhi Karya Tbk (ADHI) 0,96%
  • PT Global Mediacom Tbk (BMTR) 0,83%

Sedangkan top losers pada LQ45 adalah:

  • PT Waskita Karya Tbk (WSKT) -2,01%
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) -1,42%
  • PT XL Axiata Tbk (EXCL) -1,15%

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 14,56 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 6,6 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 6,5 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 2,3 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 5,2 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 1 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 1,5 miliar.

Source : kontan.co.id

Emas turun paling tajam dalam dua pekan

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Emas mencatatkan penurunan terbesar dalam dua pekan pada perdagangan Kamis (12/4) waktu Amerika Serikat. Pemicunya, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan serangan terhadap Suriah mungkin tidak akan segera terjadi. Ini mengangkat pasar saham dan dollar AS, sehingga membatasi permintaan logam mulai sebagai safe haven.

PT KONTAK PERKASA – Mengutip Bloomberg, harga emas berjangka untuk pengiriman Juni di Comex ditutup turun 1,3% menjadi US$ 1.341,90 per ons troi pada Kamis. Ini penurunan tertajam sejak Maret 2018.

PT KONTAK PERKASA – Di pasar elektronik Asia, Jumat (13/4), penurunan harga emas berlanjut ke level US$ 1.339,9 per ons troi pada pukul 08.00 WIB.

Selain sentimen geopolitik memudar, penurunan emas juga dipicu risalah rapat FOMC 20-21 Maret yang dirilis Rabu. The Fed mengisyaratkan kenaikan suku bunga akan lebih cepat karena mengantisipasi risiko perang dagang.

“Harga emas turun lagi, karena pasar saham menguat dan hasil FOMC menunjukkan tekad untuk menaikkan suku bunga,” kata George Gero, managing director di RBC Wealth Management, seperti dilansir Bloomberg, Jumat.

Source : kontan.co.id

Harga minyak bertengger di level tertinggi tiga tahun

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak berjangka bertengger pada level tertinggi tiga tahun di pasar Amerika Serikat pada Kamis (12/4). Mengutip Bloomberg, harga minyak mentah West texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei di Nymex ditutup naik 0,37% menjadi US$ 67,07 per barel. Ini harga tertinggi sejak Desember 2014.

KONTAK PERKASA FUTURES – Komoditas energi ini melesat karena kekhawatiran bahwa meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat menyebabkan konflik dan mengganggu pasokan. Padahal, saat ini, pasokan sudah berkurang dengan adanya pemotongan produksi oleh OPEC. Realisasi pemotongan produksi minyak oleh OPEC mencapai rekor dalam lima bulan beruntun.

KONTAK PERKASA FUTURES – Pemberontak Yaman pro Iran menembakkan rudal balistik di atas ibu kota Arab Saudi, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump memperingkatkan sedang bersiap menyerang Suriah. Seperti diketahui, Arab Saudi merupakan eksportir minyak terbesar di dunia.

Meski demikian, harga minyak sempat tergelincir pada awal sesi perdagangan Kamis, setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan di Twitter bahwa ia tidak pernah menyebut kapan serangan terhadap rupiah akan terjadi.

“Pasar minyak sangat terkait dengan ketegangan geopolitik, terutama di Timur Tengah, sebagai jantung ekspor minyak global. Jika ketegangan terus berlanjut, akan terus berdampak pada pasar dan harga minyak,” kata Fatih Birol, Direktur eksekutif Badan Energi Internasional, seperti dilansir Bloomberg.

Sementara, di pasar elektronik Asia, Jumat (13/4), harga minyak WTI bergerak turun ke level US$ 66,98 per barel pada pukul 07.27 WIB.

Source : kontan.co.id

Wall Street tumbang karena khawatirkan ancaman Trump ke Suriah dan tingkat suku bunga

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga saham-saham Wall Street jatuh pada hari Rabu (11 April 2018), semalam waktu AS, karena kemungkinan serangan militer AS terhadap Suriah memicu kekhawatiran investor tentang risiko geopolitik terhadap ekonomi Amerika.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Beberapa poin risalan (minutes) FOMC juga memicu kekhawatiran tentang pandangan yang lebih hawkish perihal tingkat kenaikan suku bunga dollar As.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Rusia bahwa AS akan segera melakukan aksi militer di Suriah, dengan menyatakan rudal “akan datang.”

Ketegangan yang meningkat mendorong harga minyak melonjak, harga saham-saham energi di Wall Street naik 1%. Namun demikian sentimen risiko yang membebani imbal hasil surat utang AS telah mendorong saham-saham keuangan turun sejauh 1,3%.

“Ada kegelisahan umum tentang apa yang mungkin terjadi soal serangan tersebut dan potensi eskalasi ketegangan dengan Rusia,” kata Anwiti Bahuguna, manajer portofolio senior di Columbia Threadneedle Investments di Boston.

Indeks utama Wall Street naik tipis setelah beberapa risalah dari sidang FOMC 20-21 Maret 2018 lalu menunjukkan kekhawatiran di antara beberapa anggotanya bahwa kenaikan inflasi mungkin memerlukan laju kenaikan suku bunga lebih cepat daripada yang diantisipasi.

Anggota Federal Reserve dengan suara bulat menaikkan biaya pinjaman sebesar seperempat persen poin dan menyatakan keyakinan bahwa ekonomi akan menguat dan inflasi akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang.

“Risalah itu sedikit negatif,” kata John Carey, manajer portofolio di Amundi Pioneer Asset Management di Boston. “Orang-orang telah berspekulasi bahwa karena semua gejolak di pasar dan ketidakpastian geopolitik The Fed mungkin mempertimbangkan jeda atau memperlambat kenaikan suku bunga.”

Dow Jones Industrial Average turun 218,55 poin, atau 0,9%, menjadi 24.189,45, S & P 500 kehilangan 14,68 poin, atau 0,55%, ke 2,642.19 dan Nasdaq Composite turun 25,28 poin, atau 0,36%, menjadi 7.069,03.

Source : kontan.co.id