Wall Street merosot akibat kekhawatiran Saudi dan Italia

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Hanya naik tipis pada pertengahan pekan, bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali melorot pada perdagangan Kamis (18/10). Dow Jones Industrial Average ditutup turun 1,27% pada perdagan kemarin ke 25.379,45.

KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks S&P 500 pun tergerus 1,44% ke 2.768,78. Indeks Nasdaq mencatat penurunan paling dalam, yakni hingga 2,06% ke level 7.485,14.

KONTAK PERKASA FUTURES – Kemarin, Komisi Eropa menerbitkan peringatan soal anggaran Italia. Yield surat utang Italia melonjak setelah Komisi Eropa menyebutkan bahwa rancangan anggaran Italia tahun depan melanggar ketentuan Uni Eropa.

Sentimen negatif lain bagi pasar adalah hubungan antara AS dan Arab Saudi yang memburuk. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin batal datang ke konferensi investor di Arab Saudi. AS menunggu hasil penyelidikan hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi.

Keputusan Mnuchin memicu kekhawatiran retaknya hubungan AS-Arab Saudi, terutama jika pemimpin Saudi terlibat dalam hilangnya Khashoggi. Jika Saudi kena sanksi, maka pasokan minyak akan makin tertekan.

Kedua sentimen ini menyebabkan investor kehilangan minat untuk masuk pasar. “Segera setelah kabar ini muncul, aksi jual membesar,” kata Robert Pavlik, chief investment strategist SlateStone Wealth LLC kepada Reuters.

Sentimen negatif yang membayangi bursa saham hingga akhir tahun tentu saja masih perang dagang dan kenaikan suku bunga acuan AS. “Kedua hal ini masih menjadi penahan utama,” kata Brendan Erne, director of portfolio implementation Personal Capital.

Kedua faktor ini tercermin pada kinerja produsen jet Cessna, Textron Inc dan produsen penyewaan peralatan United Rentals Inc. Harga saham Textron turun 11,3% dan United Rentals turun 15%.

Di sisi lain, harga saham Philip Morris International Inc naik 3,5% setelah mencatatkan penjualan dan laba kuartalan yang lebih tinggi ketimbang estimasi analis.

Source : kontan.co.id

Advertisements

Harga minyak turun 7% dari level tertinggi

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak naik tipis setelah kembali melorot pada perdagangan kemarin. Kamis (18/10) pukul 7.15 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2018 di New York Mercantile Exchange berada di level US$ 69,92 per barel.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak acuan Amerika Serikat (AS) ini naik 0,24% jika dibandingkan dengan harga kemarin pada US$ 69,75 per barel. Tapi, harga minyak masih turun jika dibandingkan dengan posisi awal pekan.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Pergerakan serupa terjadi pada minyak jenis brent. Harga minyak brent untuk pengiriman Desember 2018 di ICE Futures hari ini berada di US$ 80,22 per barel.

Harga minyak acuan internasional ini naik 0,21% dari harga penutupan kemarin pada US$ 80,02 per barel. Tapi, harga jauh di bawah level tertinggi yang tercapai 3 Oktober lalu.

Dari posisi tertinggi pada US$ 86,29 per barel, harga minyak brent sudah turun 7,03%. Pada periode yang sama, harga minyak WTI merosot 8,49% dari level US$ 76,41 per barel.

Data American Petroleum Institute yang dirilis kemarin menunjukkan penurunan persediaan sebesar 2,1 juta barel pekan lalu. Angka ini sedikit di bawah prediksi analis sebesar 2,2 juta barel penurunan.

Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mendorong perusahaan-perusahaan minyak untuk menaikkan kapasitas. Rusia tidak lagi membatasi produksi minyak para produsen seperti Gazprom Neft.

Source : kontan.co.id

Koreksi harga emas dari level tertinggi dipicu kenaikan pasar saham

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Harga emas terkoreksi tipis setelah kemarin menyentuh level tertinggi sejak akhir Juli 2018. Rabu (17/10) pukul 8.01 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange turun 0,17% ke US$ 1.228,80 per ons troi.

PT KONTAK PERKASA – Kemarin, harga emas ditutup naik tipis 0,06% ke US$ 1.231 per ons troi yang merupakan harga tertinggi emas sejak akhir Juli.

PT KONTAK PERKASA – Pelemahan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) yang terjadi kemarin menjadi penyulut utama kenaikan harga emas ke level tertinggi dalam 2,5 bulan. “Harga emas ditopang oleh dollar yang melemah. Tapi, pasar saham yang didukung oleh kinerja akan menghilangkan alasan rally emas selanjutnya,” kata Edward Meir, analis INTL FC Stone kepada Reuters.

Beberapa analis melihat, kenaikan harga emas belakangan ini bisa menunjukkan pelepasan posisi bearish setelah spekulator sebelumnya memasan posisi short.

Source : kontan.co.id

Awal pekan, IHSG ditutup merosot 0,5%

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat berupaya naik pada perdagangan pagi, menutup transaksi hari ini dengan penurunan. IHSG ditutup dengan penurunan 29,23 poin atau 0,51% menjadi 5.727,26.

KONTAK PERKASA FUTURES – Sebanyak 296 saham yang turun menyeret IHSG, sementara 118 saham menguat. Sedangkan 106 lainnya tak bergerak.

KONTAK PERKASA FUTURES – Pasar hari ini memperjualbelikan 8,8 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,35 triliun.

Sembilan dari sepuluh sektor penopang IHSG menderita penurunan. Saham industri dasar anjlok sampai 3,68%. Penurunan diikuti sektor saham pertambangan yang turun 1,69% dan manufaktur sebesar 1,27%.

Satu-satunya sektor yang naik adalah finansial, yang mendaki 0,97%.

Saham LQ45 yang paling menderita penurunan antara lain: PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) yang merosot 18,18% menjadi Rp 11.700 per saham. Diikuti PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang turun 6,42% menjadi Rp 3.500 per saham. Juga saham PT Indika Energy Tbk (INDY) yang turun 4,91% menjadi Rp 2.520 per saham.

Saham LQ45 yang masih menguat antara lain: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kenaikan 2,58% menjadi Rp 23.850, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 1,81% menjadi Rp 7.050 per saham, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 1,69% menjadi Rp 3.000 per saham.

Investor asing hari ini lebih banyak membeli ketimbang menjual. Net buy di pasar reguler mencapai Rp 379,28 miliar. Sedangkan di pasar keseluruhan tercatat net buy sebesar Rp 340,06 miliar.

Hari ini, data neraca perdagangan September Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka surplus US$ 227,1 juta. Kendati angka impor merosot 13,18% dibanding Agustus, angka ekspor masih lesu dengan penurunan 6,58%.

Source : kontan.co.id

Harga emas bertahan di atas US$ 1.220

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas masih bergerak di atas level US$ 1.200 dalam tiga hari perdagangan. Senin (15/10) pukul 7.38 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange berada di US$ 1.224,80 per ons troi, naik 0,23% ketimbang posisi akhir pekan lalu.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas bergerak di atas US$ 1.220 per ons troi sejak Kamis (11/10) pekan lalu. “Rally harga yang dipicu event mendadak biasanya tidak akan bertahan lama,”kata George Gero, managing director RBC Wealth Management kepada Reuters.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas pekan lalu menguat di tengah tekanan pasar saham sekaligus nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS). “Emas perlu amunisi agar naik lagi karena hanya beberapa bank sentral yang membeli emas, bersama dengan investor ritel,” kata Gero.

Apalagi, emas masih dibayangi kenaikan suku bunga AS yang bisa mendorong kenaikan suku bunga emerging market juga.

Sementara itu, pasar fisik emas di India pekan lalu sedikit mereda di tengah kenaikan harga. Harga emas fisik India mencapai level tertinggi sejak Juni karena lonjakan nilai tukar rupee.

“Para pembuat perhiasan berniat beli untuk kebutuhan Diwali, tapi mereka menunggu koreksi harga,” kata diler emas di Mumbai kepada Reuters.

Permintaan emas biasanya menguat di akhir tahun. Tapi, impor emas India bulan September turun lebih dari 14% ketimbang September tahun lalu karena harga emas lokal yang menguat akibat pelemahan rupee.

Source : kontan.co.id

Bursa Jepang merosot lebih dari 3% mengekor Wall Street

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa Asia merosot pada perdagangan Kamis (11/10) setelah Wall Street merosot dengan penurunan terbesar dalam delapan bulan terakhir. Pasar mulai khawatir dengan langkah Federal Reserve yang agresif menaikkan bunga.

KONTAK PERKASA FUTURES – Kamis ini, AS akan mengumumkan inflasi yang diperkirakan cukup menjadi bahan bakar The Fed kembali menaikkan bunganya.

KONTAK PERKASA FUTURES – Pasar saham dilanda sell-off, dengan kekhawatiran sampai berapa jauh yields akan naik, juga peringatan dari IMF atas risiko stabilitas dan finsial, serta ketegagangan perang dagang yang memicu ketidakpastian,” tulis ANZ, seperti dikutip Reuters.

Pagi ini, Indeks Topix dan Nikkei merosot lebih dari 3%. Indeks Kospi di Korea Selatan turun 2,1%. Indeks ASX 200 di Autralia juga merosot 1,8%.

MSCI Asia Pasifik di luar Jepang pagi ini turun 0,9%.

Pada perdagangan yang ditutup dini hari tadi, bursa AS merosot dengan penurunan terbesar dalam delapan bulan terakhir. S&P 500 untuk perdagangan Rabu (10/10) ditutup kehilangan 3,29%. Dow Jones kehilangan 2,2%, sedangkan Nasdaq merosot tajam 4,08%.

Source : kontan.co.id

Wall Street tertahan di tengah penurunan prediksi pertumbuhan global

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Wall Street bergerak mixed cenderung menurun pada penutupan perdagangan Selasa (9/10) kemarin. Dow Jones Industrial Average turun 0,21% ke 26.430.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks S&P 500 turun 0,14% ke 2.880,34. Sedangkan Nasdaq Composite naik tipis 0,03% ke 7.738.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa saham Amerika Serikat cenderung flat setelah International Monetary Fund (IMF) memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini dan tahun depan. IMF yang tengah menggelar annual meeting di Bali juga memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi AS dan China untuk tahun depan akibat adanya perang dagang.

Presiden AS Donald Trump mengancam penerapan tarif baru atas US$ 267 miliar produk impor dari China jika Negeri Tirai Bambu ini membalas penerapan tarif impor sebelumnya.

Sektor material turun akibat penurunan saham-saham kimia. Penurunan saham di Wall Street juga tampak pada saham penerbangan setelah American Airlines mengungkapkan kenaikan biaya bahan bakar.

“Jika industri dan material turun akibat kekhawatiran aktivitas global, maka ini akan berpengaruh ke pasar cukup besar, karena perusahaan-perusahaan S&P 500 menghasilkan separuh penghasilan dari pasar luar negeri,” kata Mark Luschini, chief investment strategist Janney Montgomery Scott kepada Reuters.

Source : kontan.co.id

Wall Street ikut tertekan pasar saham global

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA – Wall Street kemarin bergerak mixed setelah adanya aksi jual pada pasar saham China. Senin (8/10), Dow Jones Industrial Average naik 0,15% ke 26.486,78.

PT KONTAK PERKASA – Tapi, indeks Nasdaq turun 0,67% ke 7.735,95 dan S&P 500 turun tipis 0,04% ke 2.884,43.

PT KONTAK PERKASA – Saham-saham teknologi terhantam keras pada perdagangan kemarin. Harga saham Apple turun 1,4%, Microsoft turun 2,3% dan Nvidia turun 3,3%.

Harga saham Alphabet turun 2,4% setelah Google melaporkan kebocoran data ratusan ribu pengguna pada Google+.

Pada perdagangan kemarin, bursa Shanghai merosot dengan penurunan 3,72% pada Shanghai Composite. Penurunan ini terjadi di tengah pemangkasan rasio pencadangan perbankan hingga 100 basis point.

“Masih ada kekhawatiran atas ekonomi China serta dampaknya terhadap perdagangan,” kata Scott Brown, chief economist Raymond James kepada Reuters.

Brown menambahkan, investor akan melihat efek riil dari kenaikan tarif impor AS pada kinerja keuangan emiten kuartal ketiga yang akan bermunculan bulan ini.

Source : kontan.co.id

Harga minyak melanjutkan koreksi dari level tertinggi

Tags

, , ,

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak mengawali pekan ini dengan penurunan. Senin (8/10) pukul 7.12 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2018 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 73,81 per barel.

KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak acuan Amerika Serikat (AS) ini turun 0,71% dari harga penutupan akhir pekan lalu. Harga minyak WTI terkoreksi 3,40% dari level tertinggi tahun ini US$ 76,41 per barel yang tercapai Rabu pekan lalu.

KONTAK PERKASA FUTURES – Sejalan, harga minyak brent untuk pengiriman Desember 2018 di ICE Futres turun 0,94% ke US$ 83,37 per barel dari posisi akhir pekan lalu. Harga minyak acuan internasional ini turun 3,38% dari level tertinggi tahun ini, US$ 86,29 per barel pada Rabu pekan lalu.

Berkebalikan dengan pasar saham yang turun, harga minyak pekan lalu mencapai level tertinggi. Bahkan, harga minyak brent terus bergerak di atas level US$ 84 per barel.

Secara mingguan, harga minyak melonjak hingga perdagangan Jumat lalu. “Harga minyak jeda sejenak setelah aksi jual,”kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates kepada Reuters.

Harga minyak turun dari level tertinggi setelah Rusia dan Arab Saudi mengungkapkan akan menaikkan produksi untuk mengurangi efek penurunan pasokan Iran.

Source : kontan.co.id

Ini faktor yang mempengaruhi indeks hingga akhir tahun

Tags

, , ,

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (4/10) tercatat melorot 1,89% ke level 5.756. Sementara itu, asing juga mencatatkan net sell yang cukup signifikan yakni sebesar Rp 1,16 triliun di seluruh pasar.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Kevin Juido, Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas menilai, indeks saat ini sudah mencatatkan open gap down yang terealisasi dengan nilai tukar rupiah yang mencapai 15.000 pada pekan ini dan bahkan terus mencatatkan penurunan terhadap dollar Amerika Serikat hingga mencapai 15.200.

PT KONTAK PERKASA FUTURES – “Dengan kenaikan yang signifikan ini, asing mencatatkan net sell yang signifikan pula. Meski lebih menyukai pelemahan rupiah, asing lebih suka pergerakan yang cenderung stabil,” kata Kevin kepada Kontan.co.id, Kamis (4/10).

Menurut Kevin, beberapa sentimen menjadi pemberat bagi indeks, apalagi dengan kondisi eksternal yang masih carut-marut dengan ketidakpastian perang dagang dan juga suku bunga The Fed yang terus naik, sehingga Bank Indonesia musti putar otak untuk menjaga otot rupiah.

Selain itu, sentimen lain juga menjadi pemberat indeks seperti harga minyak dunia yang terus naik. Sebagai negara importir minyak, pengaruh kenaikan harga minyak dunia ini bisa memberatkan perekonomian yang ada di Indonesia.

Meski begitu, hingga akhir tahun beberapa sentimen bisa saja mengerek indeks seperti aturan-aturan pemerintah yang pro pasar layaknya aturan B-20 dan data-data terkait dengan ekspor impor yang diharapkan mencatatkan perbaikan. Kevin juga bilang bahwa investor juga masih akan menunggu laporan keuangan emiten di kuartal III-2018.

Tapi dengan pergerakan rupiah yang terus melemah, Kevin menilai, pergerakan indeks tak akan mencapai targetnya pada awal tahun lalu. Ia mengatakan tengah merevisi target IHSG dari sebelumnya diprediksi akan berada di level 6.700 hingga akhir tahun. “Revisi target juga dilakukan beriringan dengan revisi nilai tukar yang kami lakukan” kata Kevin.

Sebelumnya, Kevin memprediksi rupiah akan berada di level Rp 14.200 per dollar AS. Seiring dengan berjalannya waktu, ia menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat akan kembali mencatatkan kenaikan ke level Rp 14.700 dan Rp 15.200.

Tak berbeda dengan Kevin, Lanjar Nafi, Kepala Riset Reliance Sekuritas bilang faktor utama penurunan indeks pada hari ini adalah nilai tukar rupiah yang terus bertekuk lutut terhadap mata uang Paman Sam. Menurutnya, depresiasi 0,7% dari rupiah turut menyeret indeks sehingga turun cukup signifikan hari ini.

“Bank Dunia juga beranggapan Indonesia akan sulit melakukan refinancing utang luar negeri dengan melihat tingginya capital outflow,” kata Lanjar, Kamis (4/10).

Selain itu, Bank Dunia juga melakukan downgrade terhadap GDP Indonesia sebesar 10 basis poin ke level 5,2%.

Menurut Lanjar, rata-rata sentimen yang akan mempengaruhi Indeks hingga akhir tahun sudah cukup jelas seperti BI Rate yang tentunya akan mengekor suku bunga acuan The Fed. Selain itu, tren impor yang akan melonjak dan juga komoditas yang akan bersinar juga akan mengekor indeks.

Ia menargetkan IHSG akan ditutup di kisaran level 6.000 hingga 6.200. Sementara itu, target support IHSG berturut-turut di level 5.820, 5.767, dan 5.658. Beberapa sektor menurut Lanjar musti dihindar seperti perbankan, konsumer, trading, infrastruktur, dan properti.

Source : kontan.co.id